Legenda Inter Milan Sedih Virus Corona Merenggut Banyak Nyawa Orang Italia :: Nusantaratv.com

Legenda Inter Milan Sedih Virus Corona Merenggut Banyak Nyawa Orang Italia

Penyakit yang berasal dari China itu sudah menewaskan beberapa teman Riccardo Ferri
Legenda Inter Milan Sedih Virus Corona Merenggut Banyak Nyawa Orang Italia
Pemain belakang Inter Milan dan Timnas Italia, Riccardo Ferri

Jakarta, Nusantaratv.com - Wabah virus corona terus menyerang setiap orang di dunia. Bahkan, penyakit ini juga sudah menewaskan ribuan jiwa.

Virus ini juga membuat rasa sedih, kesal dan takut bercampur dalam pikiran mantan pemain belakang Inter Milan dan Timnas Italia, Riccardo Ferri. Pasalnya, penyakit yang berasal dari China itu sudah menewaskan beberapa temannya.

"Saya kehilangan teman dan orang lain saat ini di rumah sakit," kata Riccardo Ferri dikutip TMW Radio, Rabu (18/3/2020).

Pemain 56 tahun ini memiliki 45 caps senior untuk Italia dan menghabiskan hampir seluruh karirnya bersama Inter, membuat 418 penampilan untuk klub.

"Saya tinggal di Lodi, jadi salah satu 'zona merah' pertama di negara ini. Saya melihat situasi darurat berkembang dengan mata kepala sendiri," kata Ferri.

  1. Blaise Matuidi Fix Tertular Daniele Rugani

"Sungguh tidak masuk akal melihat ambulan lewat setiap tiga menit. Dari informasi yang saya dapatkan, situasinya masih tegang, karena rumah sakit di Lodi kehabisan tempat tidur," sambungnya.

Pandemi ini sangat pribadi bagi legenda Inter tersebut, yang menyaksikan langsung kehancuran beberapa orang di Italia. Termasuk masa depan orang-orang di dunia.

"Saya sudah kehilangan teman dan orang lain saat ini di rumah sakit. Mereka menerima seorang teman saya, yang berusia 50 tahun, karena ia batuk, gejala flu, dan saturasi oksigennya turun. Dia baru saja kehilangan ayahnya, lagi-lagi karena coronavirus, dan dia juga dinyatakan positif," jelasnya.

"Dia melakukan jauh lebih baik hari ini, tetapi masih di bawah pengawasan di rumah sakit di Pavia. Pikiranku ditujukan kepada semua orang yang tidak berhasil. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para dokter, perawat dan layanan darurat yang telah bekerja siang dan malam," ujarnya.

Angka hari ini mengkonfirmasi bahwa 2.503 orang telah meninggal di Italia setelah tertular virus corona, meningkat 345 selama 24 jam terakhir, dengan 2.060 dalam perawatan intensif.

Dan, jumlah tes positif termasuk yang telah meninggal dan pulih sekarang berada pada 31.506.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0